.:: HaditsWeb7.0 ::.


 

Bab 219. Larangan Mendahului Ramadhan Dengan Puasa Sesudah Pertengahan Sya'ban, Melainkan Bagi Orang Yang Mempersambungkan Dengan hari-hari Yang Sebelumnya Atau Tepat Pada Kebiasaan Yang Dilakukannya, Misalnya Bahwa Kebiasaannya Itu ialah Berpuasa Hari Senin Dan Kamis Lalu Bertepatan Dengan Itu

 

 

1221. Dari Abu Hurairah r.a. dari Nabi s.a.w., sabdanya: "Janganlah seseorang diantara engkau semua itu mendahului Ramadhan dengan puasa sehari atau dua hari -sebelumnya-, kecuali kalau seseorang itu -sudah- biasa berpuasa tepat -pada- hari puasanya, maka hendaklah ia berpuasa pada hari itu." (Muttafaq 'alaih)

 

1222. Dari Ibnu Abbas radhiallahu 'anhuma, katanya: "Rasulullah s.a.w. bersabda: "Janganlah engkau semua berpuasa sebelum Ramadhan. Berpuasalah Ramadhan itu karena melihat -yakni rukyah- bulan dan berbukalah karena melihat bulan. Apabila terhalang di balik bulan itu oleh awan, maka sempurnakanlah hitungan -menjadi- tiga puluh hari." Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dan ia mengatakan bahwa ini adalah hadits hasan shahih.

 

1223. Dari Abu Hurairah r.a., katanya: "Rasulullah s.a.w. bersabda: "Apabila telah tertinggal separuh dari bulan Sya'ban, maka janganlah engkau berpuasa." Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dan ia mengatakan bahwa ini adalah hadits hasan shahih.

 

1224. Dari Abul Yaqzhan, yaitu 'Ammar bin Yasir radhiallahu 'anhuma, katanya: "Barangsiapa yang berpuasa pada hari yang diragu-ragukan -pada- hari itu -yakni apakah masih Sya'ban ataukah sudah masuk hari Ramadhan, maka ia telah bermaksiat kepada Abul Qasim -yakni Nabi Muhammad s.a.w.-" Diriwayatkan oleh Imam-imam Abu Dawud dan Tirmidzi, dan Tirmidzi mengatakan bahwa ini adalah hadits hasan shahih.


Sumber:


Home | TrendMuslim.com