.:: HaditsWeb7.0 ::.


 

Bab 188. Keutamaan Shalat Shubuh Dan Ashar

 

 

1044. Dari Abu Musa r.a. bahwasanya Rasulullah s.a.w. bersabda: "Barangsiapa yang shalat bardain -yakni shalat Subuh dan shalat Asar-, maka ia akan masuk syurga." (Muttafaq 'alaih)

 

1045. Dari Abu Zuhair yaitu Umarah bin Ruwaibah r.a., katanya: "Saya mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda: "Tidak akan masuk neraka seorang yang shalat sebelum terbitnya matahari dan sebelum terbenamnya," yakni shalat Subuh dan shalat Asar. (Riwayat Muslim)

 

1046. Dari Jundub bin Sufyan r.a., katanya: "Rasulullah s.a.w. bersabda: "Barangsiapa yang shalat Subuh, maka ia adalah dalam tanggungan Allah -yakni mengenai keselamatan dirinya dan lain-lain-. Maka perhatikanlah, hai anak Adam -yakni manusia-, janganlah sampai Allah itu menuntut kepadamu sesuatu dari tanggungannya." (Riwayat Muslim) Keterangan hadits ini harap dilihat dalam hadits no.388.

 

1047. Dari Abu Hurairah r.a., katanya: "Saya mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda: "Berganti-gantilah untuk menyertai engkau semua beberapa malaikat di waktu malam dan beberapa malaikat di waktu siang. Mereka sama berkumpul dalam shalat Subuh dan shalat Asar. Kemudian naiklah malaikat yang bermalam denganmu semua itu, lalu Allah bertanya kepada mereka, padahal sebenarnya Allah adalah lebih Maha Mengetahui tentang hal ihwal hamba-hamba-Nya, tanyaNya: "Bagaimanakah engkau semua meninggalkan hamba-hambaKu?" lalu para malaikat itu menjawab: "Kita meninggalkan mereka dan mereka sedang melakukan shalat dan sewaktu kita mendatangi mereka itu, juga di waktu mereka melakukan shalat." (Muttafaq 'alaih)

 

1048. Dari Jarir bin Abdullah al-Bajali r.a., katanya: "Kita semua ada di sisi Nabi s.a.w. Beliau s.a.w. lalu melihat bulan di malam bulan purnama -yakni tanggal empat belas bulan hijriyah-, kemudian beliau bersabda: "Engkau semua akan dapat melihat Tuhanmu sebagaimana engkau semua melihat bulan ini, tidak akan memperoleh kesukaran engkau semua dalam melihatNya itu. Maka jikalau engkau semua sanggup tidak dikalahkan oleh shalat sebelum terbitnya matahari dan sebelum terbenamnya, maka lakukanlah shalat itu." (Muttafaq 'alaih) Maksudnya jangan sampai dikalahkan oleh sesuatu hal sehingga tidak melakukan kedua shalat itu dan jelasnya ini adalah merupakan perintah wajib. Dalam suatu riwayat disebutkan: "Beliau s.a.w. lalu melihat ke bulan pada malam bulan purnama itu -yakni bulan tanggal empat belas-."

 

1049. Dari Buraidah r.a., katanya: "Nabi s.a.w. bersabda: "Barangsiapa meninggalkan shalat Asar, maka leburlah -yakni sia-sialah- amal kebaikannya." (Riwayat Bukhari)


Sumber:


Home | TrendMuslim.com