.:: HaditsWeb7.0 ::.


 

Bab 184. Sunnahnya Berkumpul Untuk Membaca Al-Quran

 

 

1019. Dari Ibnu Abbas radhiallahu 'anhuma, katanya: "Pada suatu ketika Jibril sedang duduk di sisi Nabi s.a.w., lalu mendengar suara -pintu terbuka- di atasnya, kemudian mengangkat kepalanya dan berkata: "Ini adalah pintu dari langit yang dibuka pada hari ini dan tidak pernah sama sekali dibuka, melainkan pada hari ini." Kemudian turunlah dari pintu tadi seorang malaikat, lalu Jibril berkata: "Ini adalah malaikat yang turun ke bumi dan tidak pernah turun sama sekali, melainkan pada hari ini." Malaikat yang baru turun itu lalu memberi salam dan berkata: "Bergembiralah -hai Muhammad- dengan dua cahaya yang dikaruniakan kepada Tuan dan tidak pernah dikaruniakan kepada Nabi siapapun sebelum Tuan, yaitu fatihatul kitab -yakni surat al-Fatihah- dan beberapa ayat penghabisan dari surat al-Baqarah. Tidaklah Tuan membaca sehuruf dari keduanya itu, melainkan Tuan akan diberi pahala besar." (Riwayat Muslim) Annaqiidh artinya suara -seperti suara pintu- dan lain-lain.

 

1020. Dari Abu Hurairah r.a., katanya: "Rasulullah s.a.w. .bersabda: "Tiada suatu kaumpun yang sama berkumpul dalam salah satu rumah dari rumah-rumah Allah -yakni masjid- sambil membaca Kitabullah dan saling bertadarus diantara mereka itu -yaitu berganti-gantian membacanya-, melainkan turunlah ketenangan di atas mereka, serta mereka akan diliputi oleh kerahmatan dan diliputi oleh para malaikat dan Allah menyebut-nyebutkan mereka itu kepada makhluk-makhluk yang ada di sisiNya -yakni para malaikat-." (Riwayat Muslim)


Sumber:


Home | TrendMuslim.com